Ahad tanggal 17 Januari 2010 yang lalu saya bersilaturahmi ke rumah Ustadz Sumari di rejosari Meteseh. Kira-kira pukul 16.20. Kami bertukar salam …berjabat tangan…dan ustadz dengan ramah mempersilakan saya duduk di kursi di beranda rumah beliau. Saat itu udara cerah namun angin agak bertiup kencang.

Kami saling menanyakan kabar keselamatan….dan saya pun menyampaikan maksud kedatangan saya….hanya membagi surat pemberitahuan jadwal khotib, imam dan Bilal untuk pelaksanaan Sholat Jum’at 3 bulan ke depan Januari, Pebruari dan Maret 2010.

Silaturahmi seperti ini saya lakukan minimal tiap tiga bulan sekali saat memberikan jadwal petugas Sholat Jum’at Masjid Baitul Muttaqin, dimana saya tinggal dan saya sekaligus sebagai wakil takmir masjid tersebut. Salah satu tugas wakil Takmir adalah membuat jadwal pelaksanaan kegiatan sholat Jum’at per tiga bulanan.

Sebetulnya tugas delivery surat seperti ini bisa diwakilkan pada orang lain, misalnya kelompok remaja masjid. Namun saya tidak melakukannya karena nilai silaturahmi salah satunya adalah memperpanjang usia….( ini yang dimaui…)

Salah satu percakapan kami adalah ……. betapa kami para guru (termasuk dosen dan ustadz) tidaklah pernah libur……

Ustadz Sumari aktif mengajar di Sekolah Alam Ar-ridlo, di yayasan dan mengisi ceramah-ceramah keagamaan di dalam maupun diluar wilayah Rejosari, Bukit Kencana dan masih banyak lagi………..

Beliau mengatakan …faidza faroghta fanshob….umat islam adalah umat yang terus bergerak…tidak pernah berhenti….sampai nanti menginjak surganya Allah…..(beliau tidak mengatakan sampai mati)…jadi selama beliau masih mampu memberikan segenap yang dimiliki akan selalu siap…kapanpun….karena umur umat Nabi terakhir ini amat pendek…..bila bercermin dari Usia Nabi yang cuma 63 tahun….wah sebentar lagi kita sudah dipanggil….15 atau 20 tahun tuh …jarak yang pendek….jadi waktu yang tersisa benar-benar harus dimanfaatkan…..(jadi ingat surat Al Ashr : demi masa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian dst…)

Beliau juga tetap istiqomah akan tetap mengisi khotbah Jum’at di setiap Jum’at kliwon selama tidak ada halangan….dan selama masih diperlukan (beliau termasuk tokoh yang turut membidani lahirnya masjid Baitul Muttaqin)…karena beliau juga berharap akan banyak pengisi khotbah Jum’at yang lain di wilayah RW 15 dan sekitarnya.

(pagi itu sebetulnya ustadz akan ‘berlibur’ dengan keluarga membeli peralatan sekolah dan wisata, namun karena ada tugas dari Yayasan yang mendadak…tentang RAB. tahun 2010 kalau tidak salah dengar.. akhirnya dibatalkan…..)

Inilah salah satu manfaat silaturahmi…mempererat kekeluargaan dan dapat ‘ilmu’….mencerahkan………….

Ini pula yang dapat di sharing….insyaallah para pembaca menemukan manfaatnya…………..

Sampai di rumah saya mendengarkan…SIEBEN di radio DAIS 107.9 FM……………

Be Sociable, Share!