Beberapa catatan untuk perbaikan perhelatan Wisuda periode berikutnya sbb :

1. Menurut saya, pembacaan janji alumni kurang persiapan.

Dikesempatan mendatang, setiap alumni/wisudawan dibekali map
berisi janji alumni yang diletakkan di kursi masing-masing, sehingga
saat janji ditirukan, betul betul mantap, tidak ada yang salah. Dan
perlu dilatihkan pula pemenggalan kata-katanya. (Jangan pre
memory)
Pada saat saya wisuda, 18 tahun lalu juga dilakukan hal serupa
hasilnya lebih bagus.

Kesalahan kedua, seharusnya pembaca janji alumni tetap ditempat
saat menyanyikan bersama lagu Padamu Negeri. (tidak balik kanan)
Setahu saya, alumni harus ikut menyanyi lagu tersebut, tapi
sebagian besar tidak ikut menyanyikannya. Atau menyanyi tapi tidak
sepenuh hati.

2. Cek gulungan samir

Seharusnya sekali di buka ke kiri, samir langsung siap dipakaikan.
Panitia harus cek dulu, apakah samir betul betul sudah siap.

3. Buku Wisuda
Panitia juga harus cek sekali lagi, sebelum naik cetak. Karena Teks
lagu Mars FKM UNDIP pada halaman 24 tidak lengkap.

4. Pada saat acara penyerahan tunas kelapa dan kendi, Domas tidak
siap atau tidak mendengarkan suara dari Mas Ketut. Sehingga
terjadi kesalahan. Walaupun tidak fatal, namun agak mengganggu.

5. Pada saat jeda pengalungan samir, dinyanyikan 2 lagu.

Penampil pertama, kurang maksimal, lagu kurang dikenal.
Penampil kedua, bagus, namun masih menyanyi untuk diri sendiri.

Saran :
cari lagu yang cukup dikenal oleh audiens, alumni mungkin juga Dewan Prosesi. Ajak all the audience secara tidak langsung untuk menyanyi.

Alternatif lain, PSM menyanyikan lagu populer secara koor

6. Pada saat penyerahan piagam pada Wisudawan terbaik, kurang
persiapan, sehingga pengaturan orang tua kurang cukup baik.

ok next time will be better

Be Sociable, Share!