Hari Senin 31 Januari 2011 saya mendapat sedekah buku dari Pengurus Gamais periode 2011. Buku tersebut berjudul “Children To Heaven” karya Mas Udik Abdullah, terbitan Pro U Media yang punya jargon “menggugah hidupmu”.

Pada kata pengantar buku dituliskan kata-kata sbb :

“ Sungguh bahagia orangtua yang berhasil mengajak anak-anaknya merindukan surga. Kelak mereka akan bergantian disambut oleh anak-anaknya yang saleh untuk diajak memasuki pintu gerbang surga,bermain-main di taman yang amat indah”

Ada puisi juga yang dituliskan sebelum memasuki inti buku, sbb :

Ya Allah,

Engkau jadikanlah rumah tanggaku

Surga sebelum surga,

Anak-anak cahaya mata

Tuhan,

Jadikanlah rumah ku masjid mengingatiMU

Sumber ilham dan ilmu

Juga tempat hiburan dan ketenanganku

Serta keluargaku

Wahai Tuhan,

Jadikanlah rumahku kerehatanku

Tempat aku mendapat kekuatan jiwa

Tempat aku mengecharge baterei jiwaku

Pabila ku keluar rumah kereta perjuanganku bertambah laju

(Rumah Tangga Tapak Perjuangan, Saujana)

InsyaAllah buku ini bermanfaat untuk saya dan siapapun nanti yang berkesempatan membacanya.

Pada pertemuan dengan beberapa Pengurus Gamais periode 2011 atau tepatnya saling sharing antara pengurus dengan mantan pembina Gamais disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

Bahwa pada masa lalu Rohis (kerohanian islam) sekarang Gamais (Keluarga Mahasiswa Islam) pernah melaksanakan kegiatan seperti :

– Training Pra Nikah 1 dan 2, menurut saya sukses, mungkin suatu saat perlu dijadikan alternatif lagi untuk kegiatan besar GAMAIS(ada nuansa Islami dan Kesehatannya). 2005/2006

– Talk Show tentang Media dengan Neno Warisman (mungkin sekitar tahun 2004)

– Pernah juga melakukan kegiatan Lomba Da’i (sekitar tahun 1996), pak Kusyogo pemenang ketiga saat itu

– Pernah melakukan kegiatan bedah buku Islami (sekitar tahun 1996) saat itu Ka Rohis adalah M Gozali (alm)

– kegiatan PHBI di Bulan Ramadhan tetap perlu di adakan dan diarrange agar peserta puas dengan sajian PHBI, Buka Puasa Bersama, ada peringatan Nuzulul Qur’an, sholat tarawih dan sajian seni islam

-juga kegiatan Idul Qur’ban perlu dibangkitkan kembali, dimana daging kurban bisa di distribusikan di daerah binaan FKM (dulu di daerah minus tempa praktek PBL)

– PH Carnival untuk Gamais seperti lomba-lomba cerpen islami, puisi islami, design kartu lebaran dan lomba tilawatil qur’an perlu dipertahankan

– catatan khusus dari saya (mantan pembina Gamais) agar kegiatan mentoring jangan sampai putus, bila kewalahan menangani ikhwan yang ‘agak bermasalah’ bisa di deliver ke dosen pembimbing.

– warning lain adalah agar Gamais hati-hati terhadap gerakan islam terlarang yang pernah masuk ke fkm

– kemudian usul agar pengalaman religi para dosen yang pergi haji juga bisa dijadikan suri tauladan dalam sebuah seminar Gamais termasuk seminar yang mengangkat masalah-masalah keseharian yang dipandang dari sudut Islam yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW (seperti Seminar dalam rangka Dies FE UNDIP yang mengundang bapak Toha Putra, yang mengisahkan cara dagang ala Nabi yang beliau praktekkan dan sukses)

Demikian pertemuan saya dengan sebagian pengurus Gamais di Gedung A Dekanat lantai II.

Semoga bermanfaat …Amin

Be Sociable, Share!