Catatan :

Saya pernah mengikuti pelatihan ESQ di Hotel Semesta Semarang tahun 2009. Tahun 2010 saya mendengar kabar dan juga membaca di majalah bahwa ESQ adalah aliran sesat agama. Wah…saya sedih juga agak bingung….apa iya…ya…..yang saya rasakan setelah mengikuti ESQ kok malah timbul rasa keberagamaan yang lebih baik….Nah beberapa hari yang lalu di bulan Februari ini….ada berita bagus tentang ESQ training………..Alhamdulillah ternyata ESQ tetap OK………ini cuplikan beritanya…………..

ESQ Bukan Aliran atau Paham Keagamaan, tetapi merupakan Lembaga Pelatihan yang mengangkat ajaran Islam untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar berakhlak mulia.

Penegasan tersebut disampaikan Drs.HM Ichwan Sam selaku Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada acara penyerahan Sertifikat Kesesuaian Syariah pada pimpinan ESQ di Ruang Gibraltar Gedung Menara ESQ 165 di Jakarta, Senin (7/2).

Dengan adanya sertifikat ini, ESQ sebagai lembaga pelatihan pembangunan karakter yang memiliki lebih dari satu juta alumni ini dinyatakan sesuai dengan syariah, dan tidak mengandung unsur menyesatkan baik dalam buku maupun trainingnya. Sertifikat tersebut disahkan oleh KH. Ma`ruf Amin selaku Ketua MUI dan Drs.H.M.Ichwan Sam selaku Sekretaris Jenderal pada Selasa, 25 Januari 2011 di kantor MUI.

Ichwan Sam, mengatakan sertifikat dikeluarkan setelah melakukan kajian saksama  selama kurang lebih 6 bulan. Kajian intensif ditempuh baik melalui observasi dan mengikuti pelatihan secara langsung, wawancara, dan meniliti buku-buku yang menjadi referensi utama ESQ. Ichwan menambahkan bahwa keraguan masyarakat terhadap ESQ berawal ketika salah seorang Mufti Malaysia mengeluarkan fatwa larangan kepada ESQ di Wilayah Persekutuan, satu dari 14 provinsi di Malaysia.

Ary Ginanjar mengatakan bahwa selama 10 tahun ESQ berdiri, permasalahan tersebut tidak pernah terjadi. Namun, para alumni ESQ yang jumlahnya mencapai satu jutaan memandang perlu memperoleh kepastian hukum dan legalitas syariah. Pasalnya, ESQ adalah penggabungan nilai-nilai luhur agama dan manajemen serta kepemimpinan yang selama ini terpisahkan.

Dengan adanya sertifikat tersebut, tambah Ary Ginanjar, dapat menjawab keraguan masyarakat mengenai ESQ baik di dalam negeri maupun di luar negeri. “Selama ini ada yang berpendapat bahwa ESQ sesat, maka asumsi tersebut dapat ditepis,” kata pendiri ESQ tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Ary Ginanjar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MUI yang telah secara sungguh-sungguh dan secara rasional melakukan proses pengkajian, penelitian, dan verifikasi. Proses yang memakan waktu cukup lama ini dilakukan oleh Tim Khusus Komisi Kajian MUI.

Selanjutnya Ichwan Sam juga menyatakan bahwa sebagai lembaga yang cukup besar, wajar ESQ mendapatkan tantangan dan ujian. “Sebuah pohon yang tumbuh tinggi menjulang tentu tidak akan sunyi dari terpaan angin. Saya kira ini seperti ESQ yang telah memiliki banyak alumni di Indonesia maupun negara tetangga Malaysia. Kita mengakui lembaga ini telah memberikan sumbangsihnya  bagi Indonesia tapi yang lebih penting adalah bagi umat Islam, karena memberikan gambaran bahwa Islam adalah sebuah agama yang dekat dengan modernitas, dekat dengan keteraturan, dan dekat tentang manajemen keorganisasian yang baik juga manajemen qolbu setiap insan.”

Hadir pada acara jumpa pers tersebut beberapa tokoh seperti Adi Sasono, Sugiharto, AM Fatwa, Ilham Habibie, Fuad Bawazier, Azwar Anas, dan Brigjen Pol Eko Hadi Susilo yang mewakili Kapolri. Dari Malaysia hadir pula tokoh penting seperti Dato’ Syeikh Paduka Hasbullah, panel syariah ESQ Malaysia yang juga mantan mufti Kedah.

Pada kesempatan tersebut  diangkat  Dewan Pembimbing Syariah ESQ yaitu: KH. Amin Ma’ruf, Drs.H.M.Ichwan Sam, Prof. Utang Ranuwiharja, Dr. Cholil Nafis, dan Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin.
Komentar Tokoh

AM Fatwa, Wakil Ketua Dewan Kehormatan FKA ESQ:

Dengan dikeluarkannya sertifikat ini telah mengakhiri secara tuntas prasangka yang tidak proporsional khususnya dari saudara-saudara kita di Malaysia. Saya kira ulama-ulama di Indonesia sangat luas dan dalam mencermati hal tersebut. Setelah ada pertemuan formal dan pembahasan di Majelis Fatwa, sebenarnya Majelis Ulama telah mencermati ESQ. Sertifikat ini telah menuntuskan hal yang tidak semestinnya dan proporsional.
Prof. Dr. Ing Ilham Habibie, Ketua Presidium ICMI

Saya mengucapkan selamat atas terbitnya sertifikat kesesuaian syariah kepada ESQ sebagai sebuah provider pelatihan character building. Saya hadir di sini karena concern dan mendukung ESQ. Dengan satu juta alumni ESQ  cukup signifikan dan dampaknya akan cukup besar.  Semoga ke depan terus bisa berkembang dan terus memperjuangkan pembangunan moral dan karakter.
Datuk Hasbullah, Anggota Panel Syariah ESQ Malaysia, Mantan Mufti Kedah Malaysia

Kajian oleh MUI telah selesai, oleh karena itu kita berpuas hati dengan dikeluarkannya sertifikat itu. Saya datang dari Malaysia untuk menyaksikan sendiri agar mendapatkan kabar yang jelas. Sebagai dewan syariah ESQ di Malaysia saya akan berusaha meyakinkan kembali para pihak muslim dan muslimat di Malaysia apa yang dilakukan ESQ tidak ada yang merusak akidah. Sebenarnya hanya satu Mufti dari 14 Mufti yang ada di Malaysia. Apalagi Mufti itu tidak pernah mengikuti  dan menghadari pelatihan ESQ dan Mufti tersebut juga tidak memberikan peluang kepada ESQ untuk berdialog dan berbincang.

Terima kasih Ya Allah…………..

Be Sociable, Share!