DIPONEGORO by Chairil Anwar, Februari 1943   Di masa pembangunan ini, Tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api   Di depan sekali tuan menanti Tak Gentar. Lawannya banyaknya seratus kali Pedang di kanan, keris di kiri Berselempang semangat yang tak bisa mati MAJU Ini barisan tak bergenderang – berpalu Kepercayaan tanda menyerbu Sekali berarti […]

continue reading.....